Kamis, 20 Oktober 2016

Nilai Tak Perlu Dibela

Nilai Tak Perlu Dibela

Seberapa banyakpun Buzzer yang kalian kerahkan untuk menjegal sebuah Nilai niscaya kesia-sianlah  yang akan kalian dapatkan.

Tuhan Kami mengajarkan untuk tidak memaksakan sebuah Nilai walaupun itu diterima secara universal,  biarlah Nilai itu mengurus dirinya sendiri karena ia tak akan pernah bisa diganjal untuk alasan apapun

Kami diajarkan untuk mengurus yang menjadi tugas kami  sebagai manusia,  sisanya biarkan Tuhan mengurus yang menjadi bagian-Nya

Tak sanggup memikirkan jika peradaban ini dibangun dengan Hinaan,  cacian ,  dan mempermalukan orang .

Tidak sanggup membayangkan memiliki kesejahteraan dan keamanan hidup dibayangi dengan cacian dan umpatan

Ketika kalian bertikai tentang bentuk Bumi,  maka Nilai menjawabnya secara gamblang namun malah kalian penjarakan orang yang mendukung Nilai

Ketika kalian merasa hampa terhadap kehidupan yang serba hedonis, Kemudian nilai datang menghilangkan dahaga yang Kemudian kalian ingkari itu sebagai sebuah Nilai, namun Nilai tetap santai dan tidak membutuhkan buzzer untuk membela

Nilai sudah bersemayam ketika kalian dianugerahi kehidupan oleh Tuhan di alam rahim, nilaipun santai saja jika Kemudian kalian merupakan itu

Nilai itu sangatlah istimewa karena ia tidak diterima oleh hati yang penuh kebencian apalagi pendendam

Nilai hanya bisa dicerna oleh hati yang penuh kerendahan dan pemaaf

jadi jika seseorang masih diselimuti kebencian dan dendam,  rasanya tak layaklah ia membicarakanya

Mungkin yang ingin memaksa memperbincangkanya dapat menggunakan inisial atau isyarat seperti tokoh Veldemort yang diinisialkan menjadi "kau tau siapa" pada film Harry Potter.

Namun jika sulit juga menggunakan inisial karena kebencian yang sudah mendarah-daging ya.. Silahkan saja

Toh.. Nilai stay cool, santai tak perlu Pembela

Karena pada dasarnya Nilailah yang membela manusia baik yang mempercayai maupun mengingkari

Bayangkalah hidup tanpa Nilai,  apalah jadinya kehidupan itu

Namun, walaupun membela manusia, Nilai lagi-lagi tetap santai tak pamrih

Malah Selalu memberikan rewards kepada manusia yang ia Bela

Betapa Kerennya kau Nilai, secara demokrasi membiarkan manusia untuk memilih, baik yang lurus maupun sesat

Diantara manusia yang terbela Nilai, merasa berhutang untuk menolong

Lagi -lagi Nilaipun stay cool tak menyobong

Bagi para pembela ,  hal tersebut dilakukan karena  untuk sebuah bagian

Bagian manusia untuk berikhtiar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar