Nilai Tak Perlu Dibela
Seberapa banyakpun Buzzer yang kalian kerahkan untuk menjegal sebuah Nilai niscaya kesia-sianlah yang akan kalian dapatkan.
Tuhan Kami mengajarkan untuk tidak memaksakan sebuah Nilai walaupun itu diterima secara universal, biarlah Nilai itu mengurus dirinya sendiri karena ia tak akan pernah bisa diganjal untuk alasan apapun
Kami diajarkan untuk mengurus yang menjadi tugas kami sebagai manusia, sisanya biarkan Tuhan mengurus yang menjadi bagian-Nya
Tak sanggup memikirkan jika peradaban ini dibangun dengan Hinaan, cacian , dan mempermalukan orang .
Tidak sanggup membayangkan memiliki kesejahteraan dan keamanan hidup dibayangi dengan cacian dan umpatan
Ketika kalian bertikai tentang bentuk Bumi, maka Nilai menjawabnya secara gamblang namun malah kalian penjarakan orang yang mendukung Nilai
Ketika kalian merasa hampa terhadap kehidupan yang serba hedonis, Kemudian nilai datang menghilangkan dahaga yang Kemudian kalian ingkari itu sebagai sebuah Nilai, namun Nilai tetap santai dan tidak membutuhkan buzzer untuk membela
Nilai sudah bersemayam ketika kalian dianugerahi kehidupan oleh Tuhan di alam rahim, nilaipun santai saja jika Kemudian kalian merupakan itu
Nilai itu sangatlah istimewa karena ia tidak diterima oleh hati yang penuh kebencian apalagi pendendam
Nilai hanya bisa dicerna oleh hati yang penuh kerendahan dan pemaaf
jadi jika seseorang masih diselimuti kebencian dan dendam, rasanya tak layaklah ia membicarakanya
Mungkin yang ingin memaksa memperbincangkanya dapat menggunakan inisial atau isyarat seperti tokoh Veldemort yang diinisialkan menjadi "kau tau siapa" pada film Harry Potter.
Namun jika sulit juga menggunakan inisial karena kebencian yang sudah mendarah-daging ya.. Silahkan saja
Toh.. Nilai stay cool, santai tak perlu Pembela
Karena pada dasarnya Nilailah yang membela manusia baik yang mempercayai maupun mengingkari
Bayangkalah hidup tanpa Nilai, apalah jadinya kehidupan itu
Namun, walaupun membela manusia, Nilai lagi-lagi tetap santai tak pamrih
Malah Selalu memberikan rewards kepada manusia yang ia Bela
Betapa Kerennya kau Nilai, secara demokrasi membiarkan manusia untuk memilih, baik yang lurus maupun sesat
Diantara manusia yang terbela Nilai, merasa berhutang untuk menolong
Lagi -lagi Nilaipun stay cool tak menyobong
Bagi para pembela , hal tersebut dilakukan karena untuk sebuah bagian
Bagian manusia untuk berikhtiar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar